Inilah Tipe Bekas Jerawat yang Bisa Muncul diwajah

Inilah Tipe Bekas Jerawat yang Bisa Muncul diwajah

 

Jerawat merupakan keadaan dimana tersumbatnya pori-pori kulit sehingga menyebabkan munculnya tonjolan yang berisi cairan atau nanah. Hampir seluruh bagian kulit manusia terdapat rambut, bagian rambut ini memiliki akar atau folikel dan kelenjar khusus untuk menjaga kelembaban serta kesehatan kulit. Kelenjar inilah yang secara rutin menghasilkan sekret berminyak yang biasa disebut dengan kelenjar minyak.

Jika pori-pori kulit tersumbat maka sekret tidak bisa keluar, sehingga terjadi penumpukan sekret yang akhirnya menyebabkan infeksi dan keadaan inilah yang terjadi saat jerawat diwajah terbentuk. Munculnya benjolan jerawat ini biasanya membuat kita ingin memencetnya supaya sekret yang berupa nanah keluar dan berharap agar jerawat diwajah bisa segera sembuh. Namun nyatanya realita tidak sesuai dengan ekspetasi, jerawat malah muncul lagi dibagian lainnya dan bagian sebelumnya malah muncul bekas jerawat seperti bopeng yang harus dihilangkan dengan cream penghilang bopeng, cream scar Pratsita, cream penghilang bopeng pratisa.

Bekas jerawat muncul dikarenakan jerawat yang pecah sehingga tempat menumpuknya sekret menjadi kosong dan membentuk jaringan seperti parut. Jenis-jenis bekas jerawat dibawah ini dikelompokkan berdasarkan kedalaman, luas, dan warnanya.

Berikut ini beberapa jenis bekas jerawat yang wajib kamu kenali :

 

  1. Bekas Luka Parut ( Scars )

 

  1. Ice pick scar

Ice pick merupakan salah satu jenis bekas jerawat yang sering ditemukan. Salah satu penyebabnya adalah karena jerawat batu. Memiliki ciri :

  • Timbul dari bekas jerawat batu
  • Permukaannya kasar
  • Berbentuk seperti lubang kecil yang sedikit dalam
  1. Boxcar Scar

Merupakan bekas yang sering disebabkan karena cacar atau herpes. Cirinya adalah :

  • Munculnya dari jerawat yang besar
  • Memiliki bentuk oval atau bulat
  • Memiliki batas yang tegas
  • Bentuk jaringan parut luas dan biasanya dangkal

 

  1. Rolling Scar

Disebabkan karena tertariknya ikat kulit kebagian dalam sehingga menimbulkan bekas luka setengah lingkaran. Memiliki ciri :

  • Bergelombang, dangkal, dan juga lebar
  • Memiliki dasar yang keras
  • Berbentuk seperti cekungan

 

  1. Hypertropic Scar

Merupakan jenis bekas jerawat yang kebalikan dari 3 jenis sebelumnya. Jenis bekas jerawat yang satu ini merupakan bekas dari bekas jerawat yang membandel yang menebal sehingga membentuk seperti tonjolan dipermukaan kulit.

  1. Hyperpigmentasi

Bekas jerawat kehitaman yang terbentuk akibat dari menumpuknya pigmen warna melanin pada tempat tersebut. Hal ini disebabkan karena jerawat yang meradang yang merangsang melanosit atau sel yang berfungsi menghasilkan melanin dan menyerap sinar ultraviolet serta melindungi kulit untuk terus berkembang dilokasi adanya jerawat. Bekas jerawat berpigmentasi bisa memudar secara bertahap dengan sendirinya, tapi membutuhkan waktu berbulan-bulan sampai bertahun-tahun untuk benar-benar hilang.

  1. Hipopigmentasi

Merupakan kebalikan dari bekas jerawat hiperpigmentasi. Bekas jerawat yeng berwarna kemerahan atau putih yang disebabkan karena adanya pencegahan saat pembentukan melanin dilokasi jerawat. Bekas ini berwarna merah muda, jadi kalau kamu memiliki kulit hitam atau kecoklatan akan sangat terlihat diwajah.

Munculnya perbedaan bekas jerawat ini memang bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti jenis jerawat itu sendiri, penyebab munculnya jerawat, dan faktor genetik. Oleh sebab itu, tidak heran jika berbeda jenis bekas jerawat tentu akan berbeda pula cara mengatasinya diwajah.

Salah satu cara yang bisa kamu pakai untuk menghilangkan bekas jerawat scar ialah dengan menggunakan cream scar Pratista yang sudah terbukti ampuh dan aman dipakai untuk menghilangkan scar bekas jerawat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *